Selasa, 19 Februari 2013

Disappear

Hanya biarkan semua memudar. Seperti seharusnya. Sirna untuk sepatutnya  Mengalir lebih jauh. Lepas semakin tinggi. Seperti siang kepada malam atau sebaliknya. Tunduk. Patuh. Dari awan untuk angin. Atau debu kepada gerimis kemarau. Sirna sekejap. Lebih saat embun tertusuk fajar. Telah ku ikhlaskan separuh ku untuk mu. Bawalah pergi hingga ke sudut alam. Hingga lenyap bersama dunia yang terlupa. Cukuplah lewat, semesta ceritakan pesan cintaku untuk fatamorgana. Berkatnya dunia ku tak pernah berujung. Tatapan ku bahkan tak memiliki batas. Dan dimensi tetap mngijinkan ku untuk merindu. Merindu kepada yang tak bernama. Hanya titip salam ku melalui senja, kepada malam. Tak ada alibi untuk melukis kisah bersama. Meski lelah,  biarkan tanya mendekap di memori. Kenapa bukan kita. Karena aku tunggal, kau, dan dia  pun demikian. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar