kalian semua adalah sama. meski dalam kepala yang berbeda, tetapi mampu mengkonsepkan persepsi kenangan pertama yang identik. luar biasa. meski dengan pasangan mata yang berbeda, tapi bisa menciptakan sudut pandang yang begitu umum. itulah kamu, mereka, dan kalian semuanya.
miris. itulah respon ku. pada tingkah laku yang bahkan tak layak untuk diabadikan. bagaimana mungkin kedua pasang mata yang indah itu begitu kasar membaca ruang. dan bagaimana mungkin segumpal daging yang kau sebut sebagai cerminan diri tak pandai menyaring aliran perasaan yang mengalir begitu hebat.
dan kalian masih sama. memuja pesona yang selalu kasat mata. bahkan mendewakan aura fisik yang tampak begitu nyata. terlena pada janji duniawi yang memanja.
sampai kapan pun kalian tetaplah sama. dan tak akann terjadi perubahan jika pun reinkarnasi mu terlahir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar