Minggu, 07 April 2013

Angin



Hanya sekilas kisah tentang angin dan aku. Tentang kenangan dan mimpi.
Bagiku angin adalah simbol kebebasan. Melupakan sejenak apa yang terjadi sedetik yang lalu. Menghapus tetesan terakhir air mata. Menyulap kecewa dan benci menjadi cerita cinta.
Rasakan ia dalam ketenangan. Banyak cara meleburkannya dalam jiwa mu. Berdiri di puncak bukit, gunung atau tempat yang paling tinggi dari sekitar. Pejamkan mata, ekstensikan kepala. Hiruplah oksigen sepuasmu. Biarkan pakaianmu atau rambutmu menari mengkuti alunan angin.
Selanjutnya tak perlu tempat yang tinggi. Cukup berdiri manis di atas jutaan pasir, sesekali biarkan air laut mencium kaki mu. Bau angin laut akan mengantarmu pada harmoni alam yang nyata.
Dan jika alam sedang tidak mengijinkan mu berjodoh dengan angin, maka ciptakan ia. Berlarilah sekencang mungkin. Ciptakan angin mu sendiri. Milikmu.
Katakan pada alam. Tak ada alasan untuk tidak menciptakan senyuman.

2 komentar: