Rabu, 30 Oktober 2013

LIBURAN

LIBURANNNN..!!! (ngucapinnya ala Ramon Y. Tungka saat teriakin “JAKARTA” di teaser 100 hari keliling Indonesia Kompas TV).
Jangan hitung dari berapa lembaran rupiah yang mengalir dari kantong kalo ngomongin liburan. Karena bagi sebagian orang liburan itu identic dengn foya-foya. Emang sih, porsi liburan itu beda tiap orang. Kalo saya, simple aja. Cukup jalan-jalan aja dengan bajet yang pas-pas emang buat jalan aja. Souvenir? Nggak usah ribet. Tiket masuk tempat pariwisata, karcis parkir, bahkan bill makanan walaupun itu dari kaki lima bisa jadi. Toh buat kepuasaan pribadi. Buat pamer? Gampang. Tinggal upload foto-foto kerennya di jejaring social. Walaupun gak munafik, yang namanya liburan emang butuh biaya yang tidak sedikit. So, akalin aja. Liburan gak harus di waktu liburan panjang. Manfaatkan moment yang memberikan kita kesempaan “sambil nyelam minum air”. Nah, sudah dua kali saya punya kesempatan emas “sambil nyelam minum air” dengan waktu yang teramat singkat dan biaya yang pas-pasan aja.
Pertama, awal tahun 2013. Kampus libur lebih kurang satu bulan. Yang lain pada pulang kampung. Hmm, orang tua nyaranin pulang kampung aja. Pas hitung-hitungan, biaya pulang kampung lumayan nguras kantong ortu. Temen-temen SMA yang kuliah di luar daerah pun jarang yang pulang kampung, so putar otak buat dikemanain tuh uang. Yeyeyeye, ditawarin ke Malang. Alhamdulillah dapat tiket promo buat pulang pergi. Dua minggu lumayan buat keliling kota Malang, dan luar biasanya bahkan bisa berdiri di puncak bromo. Gak perlu biaya mahal, boncengan aja pake motor sewaan 30ribu. Lumayanlah 10 jam perjalanan pulang pergi. Taman wisata selecta, alun-alun kota Malang, Tugu kota Malang, alun-alun kota Batu, BNS, Jatim park dan berbagai taman kota Malang sumpah indah. Ini dia yang ngangenin dari kota Malang, udara yang sejuk, taman kota di mana-mana, kuliner yang menggoda selera, plus wisata belanja yang super murah tentu dengan kualitas jempol. Gak bosan deh ke Malang, buktinya kali kedua saya ke Malang lagi. Kali ini ada saudara wisuda. Kesempatan yang pas. Kampus emang sedang tidak libur, tapi status saya telah berubah jadi mahasiswa tingkat akhir. Gak ada mata kuliah yang mengikat. Lagi nyusun skripsi aja. Nah, sementara nunggu surat rekomndasi penelitian bertepatan dengan wisuda kakak. Gak pikir panjang, kepak barang dan langsung hunting tiket. Sayang, tiket promo habis. Tak apa, di sana nya bisa berhemat. Karena malang udah penah di jelajahi, gak ada salahnya main ke propinsi tetangaa. Jogjakarta. Kebetulan ada temen kuliah di Jogja. Ke Jogjanya naik kereta api aja, penasaran juga naik kereta api gimana rasanya. Ternyata santai aja dan ngerasa keren aja bisa  naik kereta api. Secara gitu kereta apai gak ada di Makassar. Gak mahal kok 60 ribu aja buat mahasiswa. Yang bikin excited naik kereta api dari stasiun Malang Kota baru itu, stasiunnya adalah tempat syuting film 5 cm. Tuhann, saya kayak ngeliat jejak kaki Fedi Nuril sama Herjunot Ali di pintu keluar stasiun. Hehehe. Berikutnya pas sampai di Jogjakarta, gak ada waktu tanpa jalan-jalan. Bajet yang keluar cukup buat karcis masuk tempat pariwisata, karcis parkir, makan ala kaki lima sama bensin motor pastinya. Dua ratus ribu selama 3 hari di Jogja cukup kok. Belum semua tempat memang telah dikunjungi di kota gudeg ini. Alun-alun kota Jogja dengan pohon beringin kembarnya yang fenomenal adalah destinasi utama saya. Yupp, malam hari kota Jogja serasa hidup dengan seutuhnya, tidak terkecuali alun-alun kota. Moment yang pas banget buat jalan di tengah pohon beringin kembar sambil nutup mata dan memikirkan someone (ngikutin legenda orang sini). Dan, kecewa. Langkah saya meleset. Gak bisa melewati kedua pohon beringin kembar itu. Tak apa.. jodoh di tangan tuhan kok. Heheheh. Berikut, yang tak kalah fenomenal di Jogja adalah tugu kota Jogja. Cukup berfoto-foto aja, soalnya kendaraan cukup ramai melintas. Akhirnya bisa juga ngeliat tugu kota Jogja yang jadi tempat syuting FTV. Dan, ada juga lokasi romantis, taman pelangi dan bukit bintang. Syukur pas mengunjungi tempat-tempat tersebut bukan pada malam minggu. Taman pelangi dengan bangunan museum kota di tengah-tengahnya terlihat indah di malam hari dengan kerlipan lampu hias hampit seantero taman. Saran saya kalau mau ke taman ini, temen jalan harus cowok atau keluarga besar. Ngerti aja lah J. Sementara bukit bintang itu kayak Kota Batu di Malang. Bukit bintang terleak di puncak kota. Dari situ terlihat jelas kemegahan Kota Jogjakarta dengan kembang lampu yang menambah kemewahan kota. So, kalau mau ke sana ya di malam hari. Kota Jogjakarta kan terkenal dengan budaya dan sejarahnya. Candi prambanan jangan sampai dilewatkan kalau ke Jogja. Puas keliling Jogja, ngelirik propinsi tetangga dulu. Jawa tengah. Siap meluncur ke Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Lupayan pegel lebih satu jam dari Jogja ke Magelang. Tak masalah, yang penting nyampe Borobudur. Gak percaya dan excited banget bisa menyentuh langsung salah satu keajaiban dunia yang satu ini. Luar biasa deh pokoknya. Apalagi pas ketemu wisatawan dari berbagai Negara, salah satunya ada oeni dari korea. Anyong oeni..!! heheheheh. Setelah puas kelilikng candi Borobudur dengan ratusan anak tangganya, waktunya pulang, tepar dan packing. 3 hari yang panjang waktu di Jogjakarta. Serasa sebulan. Beneran. Walaupun gak sempat makan angkringan dan naik buswaynya Jogja, melihat betapa indahnya jalanan kota Jogjakarta sudah lebih dari cukup. Sudah mengelilingi Universitas Gadjah Mada dan kampus keren lainnya juga sangat menyenangkan. Ini lah yang keren dari Jogja dan Malang. Kampus-kampusnya itu lho, cantik, keren, indah dan jempolan tentunya. Gak swasta gak negeri. Jadi pengen nyoba kuliah di sana J

Liburan berikutnya pengennya ke barat Jawa. Jakarta. Penasaran dengan kota metropolitan yang punya 10 juta penduduk ini. Dan semoga ada moment dan kesempatan yang mengantar saya ke sana. Bismillah aja J.

Kamis, 17 Oktober 2013

Mahasiswa Tingkat Akhir

Mahasiswa. Akan punya fase mereka berdiri pada tangga “kasta terrendah” dalam lingkungan almamater yang membesarkan nama mereka di mata orang-orang dan sanak keluarga di kampung halaman. Kasta terrendah, mungkin kata yang sangat kasar untuk di cap pada sosok mahasiswa. Lalu apa? Hanya itu yang terlintas di benak. Siapa mereka? Siapa mahasiswa yang sedang bergelut dengan zona kasta terrendah itu. Mahasiswa tingkat akhir. Begitulah mahasiswa. Untuk mendapatkan alamamater pujaan harus berkorban luar biasa saking susahnya. Dan tidak kalah susah untuk melepas almamater tersebut dan mengabadikan gelar sarjana di belakang namanya.
Mahasiswa tingkat akhir, kenapa disebut kasta terrendah yang menggeser posisi mahasiswa baru sebelumnya. Mereka adalah mahasiswa tergalau diantara mahasiswa-mahasiswa tingkat lainnya. Galau menentukan topic penelitian, galau cari judul yang sesuai roadmap jurusan, galau cari referensi proposal penelitian, galau bikin revisi, galau kalau pembimbing gak ngampus, bahkan sampai pengen bangun tenda depan ruang dosen atau patungan dana buat pasang cctv di ruang dosen. Itu baru tahap awal bimbingan proposal. Belum lagi harus satuin persepsi waktu empat dosen buat seminar proposal, bagus kalau tidak ada dosen yang keluar kota. Galau yang lain saat pembimbing atau pnguji harus keluar kota atau bahkan keluar negeri untuk lanjut studi. Bicara soal pembimbing dan penguji, rangking tiga jantung bedegup kencang setelah pengumuman UAN dan SNMPTN adalah pengumuman pembibing dan penguji. Soalnya setiap mahasiswa tidak ada yang sudi punya penguji yang killer dan perfectionist, kalau jadi pembimbing sih masih aman-aman saja.
Kasta terrendah. Jauh dari kata merdeka. Itulah mahasiswa tingkat akhir. Ngampus pagi buta cuman buat ketemu dosen pembimbing yang super sibuk hingga tak da waktu lain kecuali saat matahari baru terbit. Kadang ngampus dari pagi hingga jelang magrib buat nunggu pembimbing yang gak pasti ngampus atau tidak. Di sms? Udah. Di telpon? Gak diangkat. Trus? Ya harus nunggu, soalnya senior bilang beliau bisa marah kalau kita sudah sms buat ketemu tapi pas beliau ada kita gak ada di tempat. So? Dari pada kiamat dating lebih awal, mending yo nunggu, bisa-bisa skripsi gak diridhoi sama beliau. Yang bikin lebih nyesek kalau dosen pembimbing batalin janji beberapa kali.
Dan akhirnya seminar proposal juga. Dumba-dumba galeter katanya anak Makassar, deg-degan kalo anak Jakarta bilang. Kostum hitam putih plus almamater siap. Sipp. Snack juga siap. Dosen penguji tiba-tiba batalin? Dosen pembimbing telat. Sumpah nyesek. Seminar di undur dong. Tuhan ini sih kiamat kecil namanya. Tapi mahasiswa tingkat akhir yang baik itu senantiasa bersabar. Oke, yang suskes maju dengan dengan pembimbing dan penguji on time pun akhirnya presentasi. 10 menit pertama presentasi, lancer. Lanjut masukan dan kritikan ataupun pertanyaan dari pembimbing dan penguji. Keringat dingin bercucuran. Harap-harap cemas moga judul gak diganti, variable penelitian gak di tambahin, semuanya oke deh dengan saran referensi aja dikit. Tapi, apa yang terjadi kalo pembibing sendiri yang serang. Tuhan… antara percaya gak percaya. Harusnya punya dua malaikat, raib. Sekali lagi mahasiswa tingkat akhir selalu terbiasa untuk bersabar. Dan selalu banyak alasan mahasiswa tingkat akhir untuk bersabar.

**to be continue**

Sabtu, 28 September 2013

Test Kepribadian Menurut 4 Tipe Karakter

Suatu malam, niatnya sih cuman pengen refreshing di dunia maya abis berpusing-pusing ria denga revisi proposal penelitian, maklum sekarang lagi berstatus mahasiswa tingkat akhir. Waktu buka twitter, gak sengaja lihat akun twitter salah satu dosen ku yang cukup menginspirasi. Penasaran dong, trus saya buka deh profilnya. Eh, ada alamat blognya. Sebagai sesame blogger, ngintip blognya orang itu kayak kebutuhan. Buat jadi bahan refensi juga. Nah, yang menarik perhatian saya adalah tulisan singkat tentang profil beliau. Ada kata “sanguine melankolis”. Wow, saya penasaran dong, soalnya belum pernah juga test kepribadian yang menyangkut empat dimensi tersebut. So, lanjut saya searching dan nemuin blog yang membahas tentang hal tersebut. And then… I AM A PHLEGMATIS MELANKOLIS.
Untuk lebih tentang empat dimensi kepribadian tersebut, berikut pembahasannya. Dan kamu juga bisa tau kamu termasuk kepribadian yang mana.
Selamat mencoba J


KUIS KEPRIBADIAN
Description: C:\Users\ASUS\Downloads\image1.png
Petunjuk : Berikan penilaian untuk masing-masing pernyataan di setiap bagian sesuai dengan diri Anda sendiri untuk menjelaskan karakter dan perilaku Anda. Penilaian mulai dari point 4 (paling mendekati/sangat sesuai), point 3 (mendekati/sesuai), point 2 (kurang mendekati/kadang sesuai) atau point 1 (paling tidak mendekati/tidak sesuai)

Bagian 1
a. Saya memiliki kemauan yang sangat kuat dan keras kepala. Saya akan melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang Saya inginkan. ( Nilai Anda )
b. Saya tidak pernah santai/rileks. Saya selalu ingin bekerja walaupun waktunya sudah selesai. (___)
c. Saya lebih sering menunjukkan perilaku yang menyenangkan. Saya lebih banyak tertawa dan tersenyum daripada berwajah muram. (___)
d. Saya jika pertama kali bertemu dengan orang yang asing, biasanya Saya akan merasa agak sungkan. Saya lambat menerima orang baru. Mula-mula saya akan menarik diri dan kemudian akan menyesuaikan diri dengan perlahan-lahan. (___)

Bagian 2
a. Saya bertindak dengan cepat dan mandiri dan suka mengerjakan sesuatu sendiri. (___)
b. Saya menunjukkan perubahan emosi yang jelas. Saya bertindak berdasarkan perasaannya dan memiliki bakat untuk mengerjakan sesuatu dengan dramatis. (___)
c. Saya sering tampak tenang dan ramah. Saya umumnya memiliki reaksi yang tenang dan lembut terhadap suatu keadaan. (___)
d. Saya menyukai privasi dan kadang kala menyendiri dan jarang bergaul. (___)

Bagian 3
a. Saya umumnya tidak memberikan tanggapan yang berlebihan atas kasih sayang yang ditujukan kepada Saya. (___)
b. Saya umumnya optimis dan antusias dalam dalam hampir setiap situasi. (___)
c. Saya kurang aktif dalam mencoba hal-hal baru dan biasanya lebih suka melakukan hal yang telah saya ketahui dan saya kenal. (___)
d. Saya mengajukan banyak pertanyaan dan lebih suka memikirkan sesuatu secara mendalam sebelum mengambil keputusan. (___)

Bagian 4
a. Saya seringkali sangat aktif. Saya suka menjelajah mencoba hal baru, dan suka mengambil risiko. (___)
b. Saya mudah bergaul dengan orang dan suka berada di keramaian. (___)
c. Saya mudah bekerjasama dengan orang lain dan biasanya mudah cocok dengan orang lain. (___)
d. Saya seringkali mengambil suatu pendekatan yang berhati-hati terhadap suatu hal atau keadaan yang baru. (___)

Bagian 5
a. Saya terkadang sulit dipimpin dan sangat memilih terhadap siapa saya akan mengikuti. (___)
b. Saya kerap berpindah dari suatu kegiatan ke kegiatan lain, sering tanpa menyelesaikan kegiatan itu. (___)
c. Saya terkadang segera menyerah bila mendapat tekanan dan mungkin meniru perilaku, aturan dan sifat orang lain secara berlebihan. (___)
d. Level kegiatan fisik (tingkat aktivitas) Saya biasanya terlihat rendah atau rata-rata. (___)

Bagian 6
a. Saya mudah marah dan memaksa untuk bisa mendapatkan yang Saya inginkan. (___)
b. Saya tampil kurang rapi, berantakan, dan/atau pelupa bila diminta mengerjakan sesuatu. (___)
c. Saya mengalami kesulitan untuk bisa menerima perubahan yang bersifat mendadak. Saya bisa bersikeras untuk mempertahankan keadaan agar tidak berubah. Saya menginginkan segalanya tenang dan damai. (___)
d. Emosi Saya umumnya terlihat lembut sehingga reaksi awalnya (yang tampak/eksternal) terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan adalah dengan berdiam diri dan terkendali. Reaksi internalnya jauh lebih kuat. (___)

Bagian 7
a. Saya sangat menyukai persaingan (___)
b. Saya sangat peduli dengan apa yang dikerjakan oleh orang lain. (___)
c. Saya tidak suka berkelahi dan menghindari pertentangan. (___)
d. Saya sering terlihat serius dan/atau sedih. (___)

Bagian 8
a. Saya mengatakan apa yang saya pikirkan dan memberi tahu apa yang Saya inginkan. Saya bisa sangat kasar dalam mengatakan pada orang lain tentang siapa atau apa yang tidak Saya suka. (___)
b. Saya sangat gemar bercerita. Saya sangat suka menceritakan kepada orang lain mengenai prestasi Saya dan kawan-kawan Saya. Saya bisa agak manipulatif dengan kemampuan Saya meyakinkan orang lain untuk melakukan apa yang Saya inginkan. (___)
c. Saya biasanya lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. (___)
d. Saya mengajukan banyak pertanyaan (sering yang rumit) mengenai hal-hal yang khusus dan meminta penjelasan atau jawaban yang detail atas pertanyaan Saya. (___)



Nah, kalau sudah diisi dengan poin-poin antara 4-1 jumlahkan nilai tersebut berdasarkan pernyataan dari huruf yang sama sehingga didapat jumlah nilai dari tiap pernyataan a-d. Misalnya poin untuk pernyataan "a" berapa aja dari atas sampai bawah dijumlah semua (jumlah nilai dari pernyataan "a" dari bagian 1-8 ), lalu yang "b" sendiri, yang "c" dan "d" juga sendiri. Nah, huruf apa yang paling tinggi? ambil dua yang tertinggi, itulah jenis kepribadian yang dominan dalam diri Anda. So, udah tau kan sekarang? :D

Jenis Kepribadian Anda :
dominan a = Koleris
dominan b = Sanguinis
dominan c = Phlegmatis
dominan d = Melankolis

***

Lalu untuk selanjutnya mengenai pola pribadi yang telah kalian dapatkan dari test itu. Selama ini kita mengenal orang dari kepribadian mereka. Ada orang yang mudah bersahabat, pendiam, keras, pemarah, pendendam, penyabar, santai, perfeksionis (menuntut kesempurnaan), penggembira, optimis, pesimis, dan masih banyak istilah lain yang menggambarkan diri seseorang. Kalau diamati sekilas, kelihatannya akan cukup sulit untuk bisa mempelajari dan memahami kepribadian seseorang. Dulu kita selalu kagum dengan kemampuan orang dalam “membaca” kepribadian seorang. Setelah selidik punya selidik ternyata kepribadian itu mempunyai suatu pola. Pola yang akan sulit dimengerti bagi orang yang tidak mengerti cara membacanya, tetapi bagi mereka yang telah belajar dan mengerti cara membaca pola ini, mereka juga dapat “membaca” orang lain. Berikut adalah beberapa ciri dari pola kepribadian tersebut. Termasuk kelompok manakah Anda?

A) Koleris

Ciri Umum:
cenderung untuk berpikiran keras dan percaya diri;
mudah bosan dengan terlalu banyak hal yang bersifat detail;
menyukai ide yang baru dan inovatif

Kekuatan:
keinginan sangat kuat
sangat yakin pada kemampuan diri
sangat mandiri
tidak suka diperintah orang lain
suka memberikan perintah
jika menjadi pemimpin paling tidak suka orang yang plinplan,
banyak bicara, tetapi tidak produktif

Kelemahan:
jika kelebihan digunakan berlebihan,
sering terlihat bangga dan menunjukkan kekuasaannya,
terkadang kurang bijaksana,
kalau sudah marah bisa sangat kasar (sarkastis),
dapat menghancurkan orang lain hanya dengan kata-kata
penuh temperamen, mudah marah dan mudah memaafkan orang lain
bisa juga mudah melupakan kemarahannya.


B) Sanguinis

Ciri Umum:
sangat mudah bergaul
people-oriented
kurang perhatian dengan yang detail dan cepat
bosan dengan yang detail;
suka bersenang-senang dan banyak bicara

Kekuatan:
dapat bersahabat dengan siapa saja;
sangat peduli dengan orang lain;
tampak tidak memiliki beban;
selalu terlihat gembira dan bahagia;
sangat menyenangkan untuk dijadikan kawan

Kelemahan:
sering tidak disiplin dan tidak menepati janji;
rentang fokus pendek;
sulit untuk mendengarkan orang lain;
terlihat tidak stabil dan tidak disiplin;
cenderung membesar-besarkan sesuatu;
cenderung bertindak sebelum berpikir dan terkadang
kurang tegas sehingga sering diperalat orang lain


C) Phlegmatis

Ciri Umum:
sangat dapat diandalkan tetapi membutuhkan
lebih banyak rasa percaya diri;
jika ditempatkan di posisi baru akan sangat mudah down;
terlalu mudah menerima kata "tidak", anda perlu sedikit lebih memaksa

Kekuatan:
mudah bergaul dan dapat diandalkan
teratur, efisien, menyukai rutinitas, praktis
tidak suka kejutan,konservatif;
tipe diplomat, dapat melihat dari berbagai sudut pandang orang lain,
bisa sangat sabar dan sangat humoris;
bisa menjadi pemimpin hebat yang disenangi bawahan

Kelemahan:
bisa sangat takut dengan hal baru yang belum dikenal;
bisa sangat plinplan;
tipe penonton - kurang inisiatif dan kurang aktif;
lebih suka di belakang layar;
kadangkala kurang bersemangat dan diam;
jika tidak diberi penghargaan dan pengarahan
maka mereka menjadi frustasi dan menyerah.


D) Melankolis

Ciri Umum:
rapi dan efisien, lebih suka hal yang terencana
daripada yang spontan;
suka berpegang teguh pada ide/produk yang telah terbukti berhasil;
berorientasi pada data,fakta, dan angka,serta lebih menggunakan
alasan daripada emosi

Kekuatan:
sangat berbakat dan cerdas
penemu/pengembang gagasan
sangat analitis
perfeksionis dan idealis
tak kenal lelah menghasilkan pekerjaan yang baik
dan tekun dalam mengejar cita-citanya

Kelemahan:
sering terpusat pada diri mereka sendiri
sering murung/berubah-ubah temperamennya
dikenal dengan sebutan "pencari kesalahan"
suka berteori dan cenderung tidak bersosialisasi
sangat pendendam


CARA MENYESUAIKAN DIRI: AGAR TERJALIN HUBUNGAN YANG LEBIH BAIK DENGAN TIPE KEPRIBADIAN YANG LAIN
Ingat rahasianya : sesuaikan kepribadian Anda saat berhubungan dengan tipe kepribadian lainnya.

Jika jadi seorang KOLERIS. Jadi jika Anda berhubungan dengan seorang:
a. Koleris – Jangan terlalu keras atau menuntut. Rileks sajalah. Berikan kesempatan pada orang koleris lainnya untuk memegang kendali/control.
b. Sanguin – Tunjukkan rasa persahabatan dan keramahan yang ekstra. Biarkan mereka bercerita mengenai diri mereka, pengalaman mereka, dan lain-lainnya. Berlakulah lebih santai dan rileks.
c. Phlegmatis – Slowdown, sedikit lebih santai dan jangan membuat mereka takut. Gaya anda yang keras dan agresif akan menakutkan mereka. Berlakulah ramah. Berikan mereka kesempatan untuk mengolah fakta yang anda berikan. Jangan terlalu menekankan hal yang “baru” karena mereka lebih suka hal yang rutin dan telah teruji berhasil.
d. Melankolis – Jawab semua pertanyaan mereka. Berikan angka, data, perbandingan, gambar, grafik, dan lain-lainnya. Mereka suka dengan bukti. Berlakulah agak santai. Jangan mendesak. Berikan mereka waktu untuk berpikir. Jawab penolakan mereka dan jangan berpura-pura (berlaku tidak jujur).


Jika jadi seorang MELANKOLIS, Jadi jika Anda berhubungan dengan seorang:
a. Koleris – Segera ceritakan pokok permasalahannya (bicara to the point). Jangan membuat mereka bosan dengan angka dan fakta-fakta. Berikan ide pokoknya. Tunjukkan keyakinan atas apa yang sedang Anda kerjakan. Tunjukkan hasil, tujuan, dan prestasi.
b. Sanguin – Berikan mereka sedikit lebih banyak kesempatan untuk berbicara. Tertawalah bila cerita mereka itu lucu. Tunjukkan antusiasme. Jangan membuat mereka bosan dengan angka dan fakta-fakta. Bila memungkinkan, berikan mereka pengalaman dan kesenangan dengan mencoba produk atau ide yang Anda tawarkan kepada mereka agar mereka mencobanya sendiri.
c. Phlegmatis – Tunjukkan keramahan dan sikap bersahabat, jangan terlalu business-like . Berikan mereka “ruang dan waktu” untuk menerima presentasi Anda. Berceritalah tentang keluarga. Jangan mendesak. Bersikap sedikit lebih rileks.
d. Melankolis – Anda cocok bertemu dengan orang ini. Presentasi Anda yang menyeluruh dan terperinci akan sangat dihargai. Anda merlihat dengan cara yang sama dan ini akan menjadi presentasi terbaik Anda.


Jika jadi seorang SANGUIN, Jadi jika Anda berhubungan dengan seorang:
a. Koleris – Jangan bergurau dan buanglah basa-basi Anda. Segera ke pokok permasalahan. Berlakulah seperti seorang pebisnis (business-like). Tekankan hasil yang bisa dicapai dan jangan membuang-buang waktu (bertele-tele).
b. Sanguin – Ingatlah bahwa Anda ke sana bukan untuk bertamu. Berhati-hatilah untuk tidak terjebak dalam pembicaraan yang panjang. Ingat untuk meminta waktu untuk tindak lanjut.
c. Phlegmatis – Berbicaralah dengan topic orang atau berceritalah sambil memasukkan fakta dan data. Berikan stabilitas melalui pelatihan dasar dan pengetahuan produk. Dapatkan kepercayaan mereka. Berhati-hati untuk tidak terlalu memaksa/mendesak agar cepat akrab dalam waktu yang terlalu singkat.
d. Melankolis – Buang basa-basi sebagai pembuka pembicaraan. Tidak usah cerita macam-macam. Jangan menyia-nyiakan waktu mereka. Berikan data dan angka. Jawab pertanyaan mereka dan jangan berlaku bodoh. Berikan bukti. Naikkan kadar “melankolis” Anda. Ini akan menjadi hal yang sangat menantang bagi Anda. Konsentrasilah!


Jika jadi seorang PHLEGMATIS, Jadi jika Anda berhubungan dengan seorang:
a. Koleris – Usahakan untuk lebih percaya diri. Sedikit lebih assertive (mendesak/tegas). Sadarilah bahwa mereka mungkin akan “ menentang” Anda. Jangan takut dengan orang koleris yang punya keinginan kuat.
b. Sanguin – Jangan kehilangan kendali dengan membiarkan mereka bercerita ngalor-ngidul. Tetap fokus pada tujuan pertemuan. Anda berdua adalah people-oriented, jadi pasti dapat bergaul dengan mudah. Hati-hati dengan sikap mereka yang terlalu bersahabat.
c. Phlegmatis – Mereka sama seperti Anda, butuh penegasan ulang. Berlakulah sedikit lebih percaya diri daripada biasanya. Jangan lupa untuk berlaku berani dan close the deal.
d. Melankolis – Jawablah pertanyaan mereka. Yakinlah pada produk atau rencana Anda. Ingat, orang melankolis akan “menentang” Anda dengan sikap mereka yang skeptis dan pesimis. Ini normal saja. Sampaikan data dan angka dengan tegas. Cara pendekatan Anda yang lebih lambat akan sangat menguntungkan Anda.