Rabu, 22 Mei 2013

Malam (back)



Malam kembali. Setelah berdamai dengan mega. Bersama sejuta pesona keperawanannya. Mengalahkan pelangi senja tadi. Menjanjikan purnama terindah sepanjang masa.
Malam kembali. Setelah menang beradu melawan langit biru. Memutar dimensi untuk berpihak pada gelap yang anggun. Memegahkan semesta raya dalam senyap.
Malam kembali. Dengan kerlip-kerlip janji yang menggantung dalam kuasanya. Tak akan tercipta badai yang berarti. Tak akan runtuh langit meski tanpa purnama. Jika pun bumi harus basah dalam gelap, pasti hanya gerimis lembut.
Malam kembali. Memudarkan perhelatan fatamorgana siang tadi. Menghapus semua memori yang terbawa semilir angin laut. Mendekap alam untuk menciptakan embun pagi buta.
Malam kembali. Menjadi obyek lukisan kehidupan sang pemimpi. Penghias dinding polos rumah impian kelak.
Sekali lagi, malam kembali. Tak apa sejenak hilang. Satu hal yang ingin ku tahu. Malam akan selalu kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar